samudera memisah hari
Dan aku perlahan-lahan menjadi gila
saya membaca suaramu di pesan
Tapi itu tidak menghentikan rasa rindu
menerka setiap inci lakumu
namun semuanya terasa kosong
Bagaimana kita bisa mengatakan selamanya
jika kau berada diawal pagi
sedangkan aku menanti pelangi senja
kecuali saya memupuk keyakinan
kemana pun kamu pergi
Apa pun yang kamu lakukan
saya akan di sini menunggu untuk senyummu
Apa pun yang diperlukan
Atau bagaimana istirahat hatiku
saya akan di sini menunggu untuk sapamu
saya mengambil satu rindu untuk diberikan, menjadi sepotong awan
Yang saya pikir akan bertahan entah bagaimana
namun begitulah semua sapaku akan berada disampingmu
saya mendengar suara tawa,
saya merasakan bulu mata jatuh,
Tapi aku tidak bisa dekat kamu
untuk saat sekarang
saya bertanya-tanya kepada hati,
bagaimana kita bisa bertahan tentang asmara ini
yang pada akhirnya sebenarnya
jika saya ada bersamamu
saya akan mengambil kesempatan dengan kesepakatan utuh
sampai malaikat menjadi gila
turun dengan rasa cemburu saat kugenggam jemarimu
No comments:
Post a Comment