Sayang,,
Kau tahu, rinduku untukmu seperti udara
yang tak mampu untuk tak kuhirup
Ditiap hembusnya adalah anugrah untuk kita
Dengan saling menyindir simpul
untuk merangkai pelangi dibias awan
Menjadi baris hiasan peneduh langit
Kita berjalan,
Menyambut fajar dengan saling bergandeng tangan,
Memegang erat jemari kita
Dan acap kali melempar lirik menjadi senyum,
Dimatamu yang sayu menitik embun
Sampai kedipnya begitu bening
Dilembut bulu matamu,
Embun menetes lunglai ke pipi
Begitu halus saat kuseka
Sehingga begitu manis pada bibirmu yang tipis,
Mengiring pagi tanpa ujung rangkaian kisah kita
Dan saya, tak akan mau melepas jemari kecilmu
Setiap kata yang saling kita ucapkan,
Setiap rasa yang saling kita dengarkan,
Dan setiap binarnya
Adalah keadaan tentang kita, yang selalu kita terka menjadi kebahagian utuh
sampai penghujung pun kita tidak akan kenal akhir
berbincang dengan bahasa kabut
yang kembali untuk saling memaknai
sepenuh rasa,
--
agus_ngawi 085733246907
Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah, hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar... SYAIR KAYANGAN/? ENTAH,
Wednesday, 14 August 2013
Monday, 12 August 2013
Biar Menjadi Gila, Sampai Malaikat pun Turun Karena Cemburu
samudera memisah hari
Dan aku perlahan-lahan menjadi gila
saya membaca suaramu di pesan
Tapi itu tidak menghentikan rasa rindu
menerka setiap inci lakumu
namun semuanya terasa kosong
Bagaimana kita bisa mengatakan selamanya
jika kau berada diawal pagi
sedangkan aku menanti pelangi senja
kecuali saya memupuk keyakinan
kemana pun kamu pergi
Apa pun yang kamu lakukan
saya akan di sini menunggu untuk senyummu
Apa pun yang diperlukan
Atau bagaimana istirahat hatiku
saya akan di sini menunggu untuk sapamu
saya mengambil satu rindu untuk diberikan, menjadi sepotong awan
Yang saya pikir akan bertahan entah bagaimana
namun begitulah semua sapaku akan berada disampingmu
saya mendengar suara tawa,
saya merasakan bulu mata jatuh,
Tapi aku tidak bisa dekat kamu
untuk saat sekarang
saya bertanya-tanya kepada hati,
bagaimana kita bisa bertahan tentang asmara ini
yang pada akhirnya sebenarnya
jika saya ada bersamamu
saya akan mengambil kesempatan dengan kesepakatan utuh
sampai malaikat menjadi gila
turun dengan rasa cemburu saat kugenggam jemarimu
Dan aku perlahan-lahan menjadi gila
saya membaca suaramu di pesan
Tapi itu tidak menghentikan rasa rindu
menerka setiap inci lakumu
namun semuanya terasa kosong
Bagaimana kita bisa mengatakan selamanya
jika kau berada diawal pagi
sedangkan aku menanti pelangi senja
kecuali saya memupuk keyakinan
kemana pun kamu pergi
Apa pun yang kamu lakukan
saya akan di sini menunggu untuk senyummu
Apa pun yang diperlukan
Atau bagaimana istirahat hatiku
saya akan di sini menunggu untuk sapamu
saya mengambil satu rindu untuk diberikan, menjadi sepotong awan
Yang saya pikir akan bertahan entah bagaimana
namun begitulah semua sapaku akan berada disampingmu
saya mendengar suara tawa,
saya merasakan bulu mata jatuh,
Tapi aku tidak bisa dekat kamu
untuk saat sekarang
saya bertanya-tanya kepada hati,
bagaimana kita bisa bertahan tentang asmara ini
yang pada akhirnya sebenarnya
jika saya ada bersamamu
saya akan mengambil kesempatan dengan kesepakatan utuh
sampai malaikat menjadi gila
turun dengan rasa cemburu saat kugenggam jemarimu
Sunday, 11 August 2013
saya tak mampu untuk tidak kangen
memudar dari hari menjadi malam
dan saya masih mengenangmu dibait percakapan terakhir kita,.
mengeja tiap hurufnya menjadi tumpuan rindu
kubaca tiap pagi,,,
seperti senyummu yang sehangat matahari
kusapa siangnya,,,
untuk penyejuk hatiku yang selalu ingin bersama senyummu
kupilah malamnya..,,
untuk kubawa menjadi mimpi termanis
dan,
dan saya hampir bisa merasakan kamu disini,
berbaring disampingku
mendekapmu untuk malam ini,
merasakan detak jantungmu
menyeka tiap hembus nafasmu
seterusnya dan seterusnya, sampai pagi tak pernah datang,
semua kenangan kita utuh
mematri ke relung inci tiap nadi
menjadi satu kisah
dimana pada tiap jedanya
saya tak mampu untuk tidak kangen
dan saya masih mengenangmu dibait percakapan terakhir kita,.mengeja tiap hurufnya menjadi tumpuan rindu
kubaca tiap pagi,,,
seperti senyummu yang sehangat matahari
kusapa siangnya,,,
untuk penyejuk hatiku yang selalu ingin bersama senyummu
kupilah malamnya..,,
untuk kubawa menjadi mimpi termanis
dan,
dan saya hampir bisa merasakan kamu disini,
berbaring disampingku
mendekapmu untuk malam ini,
merasakan detak jantungmu
menyeka tiap hembus nafasmu
seterusnya dan seterusnya, sampai pagi tak pernah datang,
semua kenangan kita utuh
mematri ke relung inci tiap nadi
menjadi satu kisah
dimana pada tiap jedanya
saya tak mampu untuk tidak kangen
Saturday, 10 August 2013
Syaktah Puisi: Bulan Menggantung Tanpa Purnama
Telah kuhaturkan sebagian percakapan, sebagai pemanis dan seluruh
anganku denganmu.,
Menandu mimpi yang tak mau kubangunkan,
Menjelang baitnya kusisipkan sayang,
Pada selanjutnya kutelusupkan umpat, agar kau sedikit menjauh
Sampai kukejar lagi dengan segunung rindu,
Dan kita tidak akan kenal lelah untuk mengenal,
Bukan karena suatu permainan,
Melainkan untuk membentuk ikatan.
hingga kesekian kalinya,,
Sampai tiap lembar putihnya hanya untuk menulis namamu.
Kau tanyakan mengapa?
Karena ada sesuatu yang dalam, pada caramu menyapaku
Seolah-olah hatiku tahu,
kau adalah bagianku yang
hilang
Kau membuatku percaya,
bahwa tidak
ada yang lain
dari dunia ini sampai aku menjadi demikian
Aku tidak
pernah tahu apa maksud ungkapanmu,
Tapi aku tahu ada sesuatu pada caramu menyapaku
Sampai berikut, aku hanya mengenangmu dengan sebuah lagu.
Dan bulan menggantung tanpa purnama
--
agus_ngawi 085733246907
anganku denganmu.,
Menandu mimpi yang tak mau kubangunkan,
Menjelang baitnya kusisipkan sayang,
Pada selanjutnya kutelusupkan umpat, agar kau sedikit menjauh
Sampai kukejar lagi dengan segunung rindu,
Dan kita tidak akan kenal lelah untuk mengenal,
Bukan karena suatu permainan,
Melainkan untuk membentuk ikatan.
hingga kesekian kalinya,,
Sampai tiap lembar putihnya hanya untuk menulis namamu.
Kau tanyakan mengapa?
Karena ada sesuatu yang dalam, pada caramu menyapaku
Seolah-olah hatiku tahu,
kau adalah bagianku yang
hilang
Kau membuatku percaya,
bahwa tidak
ada yang lain
dari dunia ini sampai aku menjadi demikian
Aku tidak
pernah tahu apa maksud ungkapanmu,
Tapi aku tahu ada sesuatu pada caramu menyapaku
Sampai berikut, aku hanya mengenangmu dengan sebuah lagu.
Dan bulan menggantung tanpa purnama
--
agus_ngawi 085733246907
Subscribe to:
Posts (Atom)
