Monday, 17 June 2013

SYAKTAH PUISI: Saya Tidak Ingin Melewatkan Satu Hal Pun

Puisi ini mengkisahkan seorang kekasih yang sangat saling mencintai
dan tidak ingin kehilangan kebersamaan mereka. Karena sebelumnya
mereka baru melewati satu peristiwa yang tidak bisa dihindari sehingga
setelah peristiwa tersebut kedua kekasih ini sangat bersyukur masih
dalam kebersamaanya., Sebagaimana berikut yang ditulis pada posting
puisi 'syaktah"

Aku bisa tetap terjaga hanya
untuk mendengarmu bernafas

Melihatmu tersenyum saat kau
sedang tidur

Sementara kau jauh dan bermimpi

Aku bisa menghabiskan hidupku
dalam keadaan pasrah yang
manis ini

Aku bisa tetap terhanyut pada
momen ini selamanya

Nah, setiap momen yang
dihabiskan denganmu

Adalah momen yang aku cari

Aku tidak ingin menutup mataku

Aku tidak ingin tertidur


Karena aku akan merindukanmu,
sayang
Dan aku tidak ingin melewatkan
satu hal pun


Karena bahkan ketika Aku
memimpikanmu
Mimpi termanis tidak akan
pernah menggantikannya


Aku masih merindukanmu, sayang

Dan aku tidak ingin melewatkan
satu hal pun

Berbaring di dekatmu
Merasakan hatimu berdetak

Dan aku bertanya-tanya apa
yang kau impikan,
Bertanya-tanya apakah ini aku
yang kau lihat
,
Lalu aku mencium matamu dan
terima kasih Tuhan
kita masih tetap bersama


Dan aku hanya ingin
menemanimu
Pada saat ini selamanya selama-lamanya


Aku tidak ingin menutup mataku

Aku tidak ingin tertidur


Karena aku akan merindukanmu,
sayang
Dan aku tidak ingin melewatkan
satu hal pun


Aku tidak mau melewatkan satu senyum pun


Aku tidak ingin melewatkan satu
ciuman pun

Yah, aku hanya ingin bersamamu

Di sini bersama Kamu, seperti ini
Aku hanya ingin terus memelukmu erat

Rasakan hatimu begitu dekat
dengan milikku
Dan hanya tinggal di sini, pada
saat ini
,
Untuk semua sisa waktu

Aku tidak ingin menutup mataku
Aku tidak ingin tertidur

Karena aku akan merindukanmu,
sayang
Dan aku tidak ingin melewatkan
satu hal pun

Karena bahkan ketika Aku
memimpikanmu

Mimpi termanis tidak akan
pernah menggantikannya
,.


And thanks to my friend, Ilmi. Perfection on this translation. :)


--
agus_ngawi 085733246907