berhenti sejenak mengeja manismu
lepas tengah malam ini kami bertegun
menata simpuh melirik peraduan
malam akan datang beserta dingin
berbisik halus seperti sapamu
embun telah bersiap memenuhi sisi
saat terakhir masih ku eja wagumu
lewat satu angan rindu
iya, masih saya ingat percakapan kita
salammu masih kusimpan
senyummu msih berbekas
lirikmu tak mampu kulupakan
jangan khawatir
tak perlu resah
tidak baik bersusah
karena matahari masih datang esok
dengan senyum hangat
manalagi yang kamu ragukan
kita masih berteman
kita masih bersapa
dan terakhir
kita masih bersyaktah
berhenti sejenak melempar senyum
No comments:
Post a Comment